"Semua bisa karna mau mencoba , semua yang dicoba menjadikan kita pasti bisa"
Orang yang takut pasti akan jadi pemberani , kalau kita engga paksa diri kita untuk mau mencoba yaa engga akan ada perubahan yang terjadi, salah satu masalah terbesar adalah melawan dirikita sendiri , sangat mudah meminta orang lain untuk berubah tapi bagaimana dengan kita sendiri ?
Orang lain akan berubah sejalan dengan perubahan yang dia lihat , kalau kita yang dulu adalah seorang pemalu dengan sejalan nya perubahan menjadikan kita jadi berani tentu orang lain akan jadikan kita acuan "kalau dia berani kenapa aku engga bisa ?"
Yaa dulu penulis adalah orang yang sangat pemalu bahkan sangat teramat pemalu , setiap presentasi selalu ambil bagian untuk mengerjakan nya bukan mempresentasikan, disetiap hal yang mengharuskan berbicara depan orang baik sedikit maupun banyak selalu menghindar.
Di setiap sesi tanya jawab adalah orang yang ga pernah bertanya walaupun banyak tanya dalam diri , satu hal juga yang buat takut berbicara adalah ketakutan dalam berkata - kata yang nanti efek nya adalah "Dianggap Salah" , itu terbawa kemana pun melangkah , dan saat semakin di bawa dalam sebuah tanggung jawab yang mengharuskan berbicara banyak depan orang , disitu benar - benar melawan diri untuk berani , engga mudah ! butuh waktu dan proses untuk membawa dalam sebuah keberanian.
Berawal dari belajar berani berbicara depan kaca di kamar , banyak sekali kata dalam pemikiran yang ingin di sampaikan namun dalam prakteknya rasanya sangat berat sekali untuk bersuara.
engga berhenti belajar, banyak baca buku karna dengan banyak baca, kata kata dalam buku tersebut bisa jadi kamus untuk jadi penataan kata dalam berbicara, sedikit demi sedikit mencoba untuk memberanikan diri berbicara , di awal setiap maju selalu bawa benda yang bisa jadi pegangan ( pulpen atau buku ) itu biasanya buat ngilangin rasa takut.
Saat berbicara terkadang karna efek takut suara terdengar bergetar, disini paksa diri diri untuk tetap tenang, saat dimana keberanian ada dan bisa berani berbicara depan orang , rasa nya ada kepuasan dalam diri sendiri yang engga bisa di jelaskan , dan sudah masuk dalam fase seperti ini masih tetap memiliki rasa takut itu , namun terus paksa diri untuk berani , karna semua berawal dari keberanian, kalau kita ga paksa diri kita dan nyaman dengan ketakutan yang ada kita akan ga akan pernah bisa maju..
Orang yang takut pasti akan jadi pemberani , kalau kita engga paksa diri kita untuk mau mencoba yaa engga akan ada perubahan yang terjadi, salah satu masalah terbesar adalah melawan dirikita sendiri , sangat mudah meminta orang lain untuk berubah tapi bagaimana dengan kita sendiri ?
Orang lain akan berubah sejalan dengan perubahan yang dia lihat , kalau kita yang dulu adalah seorang pemalu dengan sejalan nya perubahan menjadikan kita jadi berani tentu orang lain akan jadikan kita acuan "kalau dia berani kenapa aku engga bisa ?"
Yaa dulu penulis adalah orang yang sangat pemalu bahkan sangat teramat pemalu , setiap presentasi selalu ambil bagian untuk mengerjakan nya bukan mempresentasikan, disetiap hal yang mengharuskan berbicara depan orang baik sedikit maupun banyak selalu menghindar.Di setiap sesi tanya jawab adalah orang yang ga pernah bertanya walaupun banyak tanya dalam diri , satu hal juga yang buat takut berbicara adalah ketakutan dalam berkata - kata yang nanti efek nya adalah "Dianggap Salah" , itu terbawa kemana pun melangkah , dan saat semakin di bawa dalam sebuah tanggung jawab yang mengharuskan berbicara banyak depan orang , disitu benar - benar melawan diri untuk berani , engga mudah ! butuh waktu dan proses untuk membawa dalam sebuah keberanian.
Berawal dari belajar berani berbicara depan kaca di kamar , banyak sekali kata dalam pemikiran yang ingin di sampaikan namun dalam prakteknya rasanya sangat berat sekali untuk bersuara.
engga berhenti belajar, banyak baca buku karna dengan banyak baca, kata kata dalam buku tersebut bisa jadi kamus untuk jadi penataan kata dalam berbicara, sedikit demi sedikit mencoba untuk memberanikan diri berbicara , di awal setiap maju selalu bawa benda yang bisa jadi pegangan ( pulpen atau buku ) itu biasanya buat ngilangin rasa takut.
Saat berbicara terkadang karna efek takut suara terdengar bergetar, disini paksa diri diri untuk tetap tenang, saat dimana keberanian ada dan bisa berani berbicara depan orang , rasa nya ada kepuasan dalam diri sendiri yang engga bisa di jelaskan , dan sudah masuk dalam fase seperti ini masih tetap memiliki rasa takut itu , namun terus paksa diri untuk berani , karna semua berawal dari keberanian, kalau kita ga paksa diri kita dan nyaman dengan ketakutan yang ada kita akan ga akan pernah bisa maju..