Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 25, 2018

MALLTENCE (PART 3)

LEARN & TEACH Selesai ibadah adalah bagian yang paling aku tunggu, karna aku mulai melatih kembali, sebelumnya pengajar kami masih melatih, terkadang aku datang ke kos"an nya di daerah sunter dekat rumah sakit tempat dia bekerja dan terkadang juga aku dikirimkan vidio untuk aku belajar, seiring jalan waktu karna kesibukan nya dan aku juga ga bisa kalau harus bolak balik, jadi aku mau tidak mau harus belajar sendiri. Setiap ada waktu free sekolah/kuliah karna dulu tidak ada wifi, kebetulan depan rumah ada warnet, aku bisa berjam-jam disana untuk download gerakan - gerakan tambourine dll, Ada saja cobaan yang di hadapi dari jaringan nya slow, Flashdisk hilang,  bahkan pernah hilang semua download-an nya, blum juga belajar udah hilang. Selain mencari bahan latihan, aku juga suka dateng ke beberapa ibadah yang punya pelayanan tambourine, aku lihat tekniknya, alat alatnya, kostumnya, dandanan nya, semua mengenai tari tarian di gereja pasti aku cari tau. Kalau datang di acar...

MALLTENCE (PART 2)

CALLING AND NAME OF MALLTENCE Tahun 2013 kami terakhir di latih, karna pelatih married dan melayani di ikut dengan suami nya, Dia berpesan kalau aku harus siap menggantikan nya, aku menolak karna aku tidak siap !  Dia terus yakinkan aku, melepas perlahan, aku benar - benar TIDAK SIAP !! (Pelayanan terakhir bersama dia sebelum married) Aku langsung pulang selesai ibadah, aku TIDAK PEDULI dengan pelayanan itu , aku pernah menangis saat ibadah aku melihat ke arah mimbar seketika aku rindu melayani. Beberapa penari mempertanyakan kapan latihan lagi ? kenapa tidak latihan lagi ? mereka sudah di infokan sebelum nya bahwa aku akan menggantikan dia. ada pertentangan hebat dalam diri ini. Pelatihan dan pelayanan terhenti beberapa bulan lamanya, aku rindu tapi aku masih berkeras hati ! Saat ibadah memang aku suka tergambar sebuah tari tarian, sepertinya aku benar benar rindu melayani, tapi tidak aku tidak mau melatih. Aku di tegur Youth Pastor beliau mengatakan "Jangan ...