Langsung ke konten utama

MALLTENCE (PART 2)

CALLING AND NAME OF MALLTENCE

Tahun 2013 kami terakhir di latih, karna pelatih married dan melayani di ikut dengan suami nya,
Dia berpesan kalau aku harus siap menggantikan nya, aku menolak karna aku tidak siap ! 
Dia terus yakinkan aku, melepas perlahan, aku benar - benar TIDAK SIAP !!

(Pelayanan terakhir bersama dia sebelum married)

Aku langsung pulang selesai ibadah, aku TIDAK PEDULI dengan pelayanan itu , aku pernah menangis saat ibadah aku melihat ke arah mimbar seketika aku rindu melayani. Beberapa penari mempertanyakan kapan latihan lagi ? kenapa tidak latihan lagi ? mereka sudah di infokan sebelum nya bahwa aku akan menggantikan dia. ada pertentangan hebat dalam diri ini.

Pelatihan dan pelayanan terhenti beberapa bulan lamanya, aku rindu tapi aku masih berkeras hati !
Saat ibadah memang aku suka tergambar sebuah tari tarian, sepertinya aku benar benar rindu melayani, tapi tidak aku tidak mau melatih. Aku di tegur Youth Pastor beliau mengatakan "Jangan lari dari panggilan , siap ga siap harus siap , jangan tunggu Tuhan datang " 

Aku mencoba memulai lagi, mencoba mengajar beberapa penari, namun hanya beberapa minggu, lalu terhenti kembali karna tidak ada gerakan yang bisa aku latih. Di AYC 2015 saat malam penyembahan, malam itu aku tidak mengerti ada perlawanan dalam diri ini, aku berjalan melihat diri ku sendiri saat aku di ajarkan nari , saat aku pelayanan, dan semua hal yang tidak baik yang aku lakukan (pergaulan buruk merusak kebiasaan baik), aku merasakan pukulan hebat, pengampunan dan juga kasih yang luar biasa , ada tangan yang memeluk ku dan sangat jelas aku dengar "AKU mengasihi mu" Sepulang dari AYC , Youth Pastor ku langsung sharing dan aku pun sama, ternyata itu kasih mula-mula.

Sebelum tidur aku mengambil kertas, aku menulis kata kata penari , wanita , marunda , dance , tambourine , ballet , ballerina , modern dance, nama nama penari di marunda , sampai akhirnya dari kata Marunda Ballet Tambourine and Dance aku jadikan satu menjadi MALLTENCE , hari minggu aku ketemu dengan para panari aku sharing mengenai ini dan nama itu , dulu penari di gereja panggilan nya Tambourine sekarang sudah ada nama MALLTENCE , walaupun agak aneh tapi setidaknya kami punya nama


(To Be Continued...)
MALLTENCE (PART III)